
Senin, 23 Juli 2018
5 Tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam pacaran

Tujuh Keterampilan Teratas yang dibutuhkan Google
Ya. Untuk wawasan terbaru, Google memiliki sesuatu untuk dibagikan kepada kita.
Google dibentuk dua puluh tahun yang lalu, pada tahun 1998. Ketika mereka pertama kali memulai, pendiri Sergey Brin dan Larry Paige (keduanya ilmuwan komputer brilian) menetapkan suatu algoritma untuk mencari ahli ilmu komputer yang hebat. Pada 2013, Google memutuskan untuk menguji bagaimana proses perekrutan dan pemecatan mereka berhasil. "Project Oxygen" mengejutkan semua orang. Ternyata dari delapan keterampilan terpenting di Google, keahlian STEM termasuk dibutuhkan paling akhir. Daftar teratas adalah keterampilan interpersonal yang kuat. Google mulai menyesuaikan proses perekrutan mereka; mereka menyadari bahwa universitas sains elit tidak dapat memberikan mereka karyawan terbaik.
Kamu tidak perlu merasa cantik untuk bisa menyayangi tubuhmu

Keeping Up with the Kardashians, Why?

Banyak orang Amerika adalah penggemar berat Kardashian, yang merupakan keluarga reality show terkenal yang terdiri dari beragam "Orang-Orang Cantik." Mereka ada di mana-mana di media dan banyak yang dengan penuh semangat mengikutinya melalui acara mereka, “Keeping Up with the Kardashians.” Mengapa?
Mereka tidak memberi dunia ide-ide baru, karya seni atau pertunjukan musik, prestasi atletik, kontribusi sastra, penemuan ilmiah, konsep filosofis, maupun hadiah filantropi. Lalu kenapa?
Apa yang tampaknya mereka sediakan untuk dunia yang sudah penuh dengan narsisme dan materialisme adalah lebih dari itu. Mereka, seperti yang telah dikatakan, "terkenal hanya karena mereka terkenal." Orang-orang tertarik pada perilaku kepribadian reality show seperti Donald Trump, bintang Hollywood dan bintang muda, Basketball and Football Wives, Jersey Shore, Gaya Hidup Orang Kaya dan Terkenal, dan tentu saja, Real Housewives dari mana pun.
Kreasi media ini diberikan pujian sekaligus iri dari jutaan penggemar. Jutaan penggemar ini merasa senang melihat mereka melayang tinggi atau jatuh, dan ketika mereka jatuh, penggemar mereka bersenang-senang dalam kemalangan mereka dan berseru pada kebodohan mereka, merasa "lebih suci" dan lebih baik tentang diri mereka sendiri.
Mereka tampaknya mengingini sekaligus membenci melodrama yang melingkupi kehidupan selebritis, berbeda dengan kehidupan duniawi mereka sendiri. Mungkinkah hidup mereka sendiri begitu kelaparan akan drama dan kompleksitas sehingga mereka harus hidup sendiri melalui kemenangan dan kesengsaraan orang lain? Apakah mereka tidak memiliki pengalaman dan hubungan yang menarik, suka dan kehilangan, kemunduran dan keberhasilan?
Jangan salah: Ini bukan ketukan untuk Kardashians dan sejenisnya. Saya telah mendengar banyak hal tentang kecakapan mereka memainkan pertunjukan dan petualangan mereka. Tetapi saya bertaruh bahwa pada tingkat pribadi mereka layak dan terhormat seperti kebanyakan dari kita.
Saya dapat mengatakan bahwa, bagaimanapun, mereka tidak lebih menarik daripada Anda atau saya, atau keluarga dan teman-teman kita. Saya telah belajar dan bekerja selama bertahun-tahun dengan orang-orang dari segala usia dan semua lapisan masyarakat, terkenal dan tidak dikenal, dan mereka semua “hanya manusia biasa,” dengan semua kesenangan dan semua ketidaknyamanan yang kita miliki pada waktu-waktu tertentu.
Seperti kita, mereka memiliki kepribadian dan perasaan yang unik, dengan level tertinggi dan terendah, kelemahan dan kekuatan, penyesalan dan harapan. Untuk sebagian besar (saya yakin ada pengecualian), mereka adalah warga yang bertanggung jawab yang bekerja keras, baik kepada orang lain, mencintai keluarga mereka, dan melakukan yang terbaik untuk menghadapi tantangan hidup.
Para penggemar yang dibungkus dalam melodrama kehidupan selebriti tidak menghargai secara penuh hidup mereka sendiri. Lihat saja riwayat pribadi dan keluarga Anda sendiri, apa yang telah Anda alami, suka dan duka, cinta dan kehilangan, kekhawatiran dan pencapaian, dan Anda segera tahu apa yang saya maksud.
Jika para penggemar Kardashian akan meluangkan waktu untuk menghargai keberadaan mereka sendiri, kegembiraan dan tantangan yang mereka lalui, bagaimana teman-teman dan keluarga mereka telah meningkatkan kehidupan mereka, seberapa peduli dan murah hati kepada orang lain, betapa tangguh mereka, mereka tidak perlu melihat selebritis ini sebagai pahlawan pribadi mereka.
Faktanya adalah bahwa semua kehidupan kita adalah permadani yang kaya, penuh dengan tekstur kompleks, berbagai warna, nuansa tak terduga, dan tentu saja, beberapa drama. Kita semua menjalani kehidupan yang luar biasa.
source:psychologytoday.com
Senin, 07 Mei 2018
Tidak apa-apa untuk merasa sedih
Sabtu, 21 April 2018
Gejala dan Penyebab Baby Blues Syndrome
Apakah kalian pernah dengar kasus bayi dibunuh oleh ibunya sendiri..?
atau pernah dengar bayi ditusuk gunting 90 kali oleh ibunya sendiri..?
atau pernahkah kalian dengar kasus seorang ibu berusaha membunuh bayi nya dengan menduduki nya..?
Apakah kasus-kasus diatas termasuk kasus baby blues syndrome?
Sebenarnya apa sih itu Baby Blues Syndrome?
Mari kita bahas sama-sama..
Baby blues syndrome sebenarnya adalah gangguan suasana hati (mood) yang dialami oleh Ibu pasca melahirkan. Terjadi selama 0-14 hari pasca melahirkan. dan biasanya suasana hati paling buruk terjadi di hari ke 3 pasca melahirkan. Namun, bila dukungan sosial ibunya baik, sebenarnya baby blues ini akan hilang dengan sendirinya, tanpa harus di obati..
8 Tanda Gejala Baby Blues Syndrome
Gejala apa sih yang biasanya terjadi pada ibu yang mengalami Baby Blues Syndrome?
Gejala tersebut diantaranya adalah:
1. Muncul perasaan sedih tanpa penyebab yang jelas
2. Emosi sangat labil, mudah marah, gampang tersinggung
3. Merasakan kelelahan yang sangat
4. Susah beristirahat atau sulit tidur
5. Cemas yang berlebihan
6. Perasaan tidak mampu mengurus bayi
7. Tidak percaya diri
8. Merasa asing dengan bayi (tidak terhubung atau tidak merasa ada ikatan batin dengan si bayi)
Penyebab Baby Blues Syndrome
Setelah mengenali gejala-gejalanya, mari kita kenali apa sih sebenarnya penyebab baby blues syndrome ini? Berikut penyebabnya:
1. Perubahan hormon secara drastis, yang pada akhirnya menyebabkan perubahan suasana hati
2. Waktu tidur yang berkurang
3. Rasa sakit akibat melahirkan
4. Perubahan gaya hidup yang tiba-tiba (jadwal tidur berubah, yang biasanya ngurus diri sendiri..malah sekarang ada yang harus diurus)
5. Kurangnya dukungan sosial dari sekitar. Baik itu suami yang tidak mau ikut terlibat dalam mengasuh anak, atau ibu nya terlalu berlebihan dan khawatiran, atau lingkungan sosial yang mengucapkan kata-kata yang membuat si Ibu menjadi merasa tidak berhasil mengurus anak
6. Ekspektasi sosial: Tuntutan sosial yang mengharuskan jadi Ibu itu harus bahagia, komentar-komentar seperti.."jadi ibu kok sedih, harus bersyukur dong punya anak" "kok malah stres,bahagia dong udah punya anak", dan komentar yang sejenisnya.
Pencegahan Baby Blues Syndrome
Nah..Para Ibu-ibu..atau calon Ibu-ibu..perlu mengetahui bahwa sebenarnya baby syndrome ini akan hilang dengan sendirinya setelah lebih dari 14 hari..jadi tidak perlu khawatir..asalkan ibu memiliki bekal pengetahuan yang cukup..Baby blues ini dapat diatasi..
Tapi apa yang terjadi jika lebih dari 14 hari si Ibu masih sedih? masih murung? atau masih merasa asing dengan bayinya?
Bisa jadi itu adalah tanda-tanda POSTPARTUM DEPRESSION..dimana gejala-gejala postpartum depression ini adalah sebagai berikut:
1. Mengalami gangguan perasaan selama minggu pertama-setahun pasca melahirkan.
2. Cemas yang TIDAK DAPAT DIKONTROL..sulit konsentrasi, mudah lupa, muncul ide menyakiti bayi
3. Merasa bersalah dan tidak berharga, sulit untuk dekat dengan bayi
4. menjauh dari sosial, sulit tidur, dan sebagainya.
Untuk tingkatan yang lebih parah dari POSTPARTUM DEPRESSION..ada yang namanya POSTPARTOM PSYCHOSIS..dimana pada kondisi ini..si Ibu sudah mulai mengalami halusinasi..berikut ciri-cirinya:
1. Mengalami gangguan perasaan selama 2-3 tahun pasca melahirkan
2. Halusinasi (bisa muncul suara-suara yang memerintahkan si Ibu untuk membunuh anaknya)
3. Bingung
4. Pikiran tidak beraturan
5. sulit mengontrol perasaan (tiba-tiba senang-tiba-tiba sedih)
6. menganggap bagi sebagai sesuatu yang asing
Hayo..dari kasus yang disebutkan di awal tulisan ini..kira-kira ibunya termasuk yang mana? baby blues? POSTPARTUM DEPRESSION atau POSTPARTOM PSYCHOSIS?
Jadi untuk kasus-kasus diawal tadi, ibu-ibu yang demikian bisa masuk postpartum atau pun postpartom psychosis..dan untuk tingkatan ini..si Ibu sebaiknya langsung ditanangani oleh orang yang berkompeten seperti psikolog..
terutama untuk yang postpartom psychosis..harus disegerakan untuk ditangani langsung oleh orang yang berkompeten seperti psikolog agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekian.
Untuk ibu-ibu yang sedang mengalami masa-masa merawat bayi. semangat ya!
Untuk calon ibu-ibu, jangan lupa persiapkan ilmu nya dari sekarang!
:)
Selasa, 10 April 2018
6 cara mengejutkan agar komunikasi dengan pasangan semakin baik !
Masalahnya, menjalin komunikasi itu terkadang sulit untuk dilakukan. Apalagi, kalau harus mengkomunikasikan perasaan ke pasangan. Memang ga mudah~
Tapi, jangan khawatir, kita punya tips untuk kamu dan pasangan kamu agar komunikasi kalian always berjalan dengan baik. Simak ya!
1.obrolan ringan
Mungkin menurut kamu dengerin pacar cerita soal film atau drama kesukaannya itu membosankan. Tapi, sebenernya obrolan yang kayak gitu bisa bikin kamu lebih dekat dengan pacar secara emosional. Bahkan, dalam ilmu psikologi, obrolan ringan seperti itu membantu sekali untuk mengetahui karakter seseorang.
Obrolan ringan seperti ini tidak hanya bikin kamu mengenal pacar kamu lebih dekat. Tapi juga membuat pasanganmu merasa bahagia. karena kamu mau mendengarkan hal-hal yang gak penting sekalipun dari dirinya.
Mungkin kamu tidak belajar hal baru, tetapi kamu menunjukan "minat yang tulus pada hal-hal kecil yang ada dalam diri pasanganmu" Kalo kita tau banget soal pacar kita sampe ke hal-hal kecil banget pasti itu bikin dia seneng dong.
2.Lakukan hal yang menyenangan dan tidak menyenangkan bersama-sama
Terkadang untuk mengkomunikasikan perasaan, kita tidak perlu kata-kata!
Yang kita perlukan adalah berbagi.Lakukanlah hal-hal menyenangkan seperti bersepeda, makan es krim bareng, nonton film, makan dessert.. Lakukan juga hal-hal tidak menyenangkan, mungkin seperti..ngerjain tugas bareng, beres-beres bareng. Do it..and feel it..No need a single word!
3.Jadilah pendengar yang baik
Pendengar yang baik itu bukan cuma yang angguk-angguk atau bilang "iya,iya" aja. Tapi bereaksi dengan apa yang dia ceritakan. tersenyumlah ketika dia menceritakan hal-hal menyenangan. kadang kamu juga harus mengulang cerita yang dia sampaikan untuk memastikan apa yang kamu tangkap sudah sesuai dengan apa yang dia maksud.
4.tanyalah pertanyaan dan jangan berasumsi kalau kamu udah tau jawabannya.
5. bicarakan tentang dirimu, tapi jangan bicarakan dirimu terus-terusan!
6.kalau pacarmu pendiam atau sulit untuk diajak komunikasi. jangan khawatir, melakukan hal-hal sederhana dan tidak penting, kayak nonton film, musik, bahkan nyuci bareng, lebih sehat untuk hubungan kalian daripada mengkomunikasikan perasaan satu sama lain! bahkan lebih penting dari ngobrol.
source: psychologytoday.com
Selasa, 20 Maret 2018
Surat untuk klien-klienku
source: psychologytoday.com


